Mengukur Hati

Dalam sudut pandang yang sama, orang bisa saling menukar isi pikiran bahkan kebanggaan bersama orang lain tanpa punya tendensi apapun… semua seimbang dan sejalan dalam skala pemikiran dan posisi sama …

Tapi sebuah pengalaman nyata dari seorang,menjadi menarik untuk saya tulis berdasar apa disampaikannya padaku waktu lalu. Ada hal yang mengganjalnya ketika mengajak saudaranya dalam pertemuan bisnis bersama pengusaha lainnya. Pada saat itu_dimana si saudara adalah bagian dari marginal dari komunitas itu_ mereka saling cerita rencana usaha, cerita soal apa yang dipunya, bahkan yang baru akan dipunya dan si saudara hanya penggembira yang sesekali senyum dan mengangguk _ sikap lain selain diam mendengarkan.

“Sungguh, aku ngerasa udah mendzalimi saudaraku waktu itu… dan menyesal melibatkan dia dalam urusan yang sama sekali gak berhubungan dengan kepentingannya. Dia seperti bebek dalam sekumpulan angsa-angsa gagah rupawan.” Dalam hal ini, perbedaan status sosial bisa menyudutkan seseorang dalam rasa iri dan rendah diri.

Bagaimana dengan si saudara? entah apa yang ada didalam hatinya, mungkin dia sama sekali tidak merasa sakit atau terpengaruh dengan kondisi sosial orang lain, mungkin saja dia menikmati obrolan panjang itu tanpa perlu masuk ke kepalanya atau mungkin juga sikap diam menunjukkan rasa lemah dan tak berdaya untuk berada pada posisi yang sama dengan mereka…

Apa kita pernah mengalami hal serupa? dalam posisi yang sama seperti teman saya bersama teman-teman “the have”nya atau sebagai pihak kedua?

Incoming search terms:

cerita perencanaan usaha:



Beranda Hati Blog Archive Mengukur Kepribadian

Beranda Hati Pikiran, pendapat, bungah hati, resah jiwa, amarah serta duka & yang tak pernah ada

Mengukur dengan Alat Ukur Teodolite Tips dan Artikel Indonesia

Merencanakan Pesta Ulang Tahun Si Buah Hati; Arsitektur Dan Teknologi ... Mengukur dengan Alat Ukur Teodolite; Gembok Paling Tokcer buat Motor Baru

Menggunakan Mikroskop Helium Ion Membuat Pola litograf Nanoscale

Mengukur dan tuangkan dalam 5 g pelet NaOH. NaOH adalah basis konsentrasi tinggi dan perlu ditangani dengan hati-hati. Mengukur dan tuangkan dalam 20 g NaCl.

Get A Free Hit Counter Tiny Counter

Free hit counter with many fun and professional styles to choose from. Our free web counters count hits and unique visitors. No annoying ads. Totally ad-free.

Insulin Resistance Diagnosis THE MEDICAL NEWS from News

Standar emas untuk menyelidiki dan mengukur resistensi insulin adalah "klem euglycemic ... Dosis rendah infus insulin lebih berguna untuk menilai respon dari hati, sedangkan ...

Health Kesihatan Khunshikangs Blog

”Ujian darah bertujuan melihat tindak balas hati dengan mengukur enzim yang digunakan dalam ujian itu. ”Sekiranya kanser hati wujud, alfafoetoprotein iaitu protein dalam ...

PENGARUH WORKGROUP CLIMATE ASSESSMENT WCA MINI WORKSHOP TERHADAP

WCA dirancang untuk mengukur iklim antara tim yang lengkap atau kelompok kerja pada ... dari produktivitas dan mutu dalam kelompok Item iklim harus diseleksi secara hati ...

20 comments

  1. nh18 says:

    mmm…
    Saya belum pernah …

    Karena saya paling tidak suka membuat orang merasa tidak nyaman …
    lebih baik jika akan bertemu dengan kolega atau pertemuan / makan malam bisnis saya akan datang sendiri …

    dan sebaliknya jika saya diajak teman untuk menemani berbincang masalah pekerjaan dengan orang lain … jika saya tidak ada hubungannya lebih baik saya tidak ikut … dari pada teman saya merasa tidak enak

    begitu Bu

    Salam saya

  2. Kakaakin says:

    Hmm… spertinya saya pernah brada di situasi serba salah kek gitu deh…
    Teruskan mendengarkan saja, sapa tau ada pelajaran yang bisa dipetik :(

  3. fitrimelinda says:

    hmmm..belom pernah sih mbak..

    pasti ga enak bgt yah klo dlm kondisi kaya gitu..menjadi bagian yg marginal..

  4. achoey says:

    ehm, saya berharap keberadaan saya menyamankan yg lain
    Dan saya berharap orang lain pun memiliki harapan serupa :)

  5. Rubiyanto says:

    wah artikel yang menarik, ngomongin soal hati memang terkesan berat, tapi perlu lho untuk meluweskan hati kita.

  6. deq says:

    UHoo~~ UHoo~~ pernah pernah ngalamin, kalau sudah begitu repot :(

  7. ario saja says:

    mengukur pake meteran apa pake apa ?

  8. julicavero says:

    jangan sampai dengan kehadiran saya org lain ga merasa nyaman terlepas dari status sosial ataupun ga. yang pasti saudara kita sekalipun perlu dijaga hatinya, apalagi masing2 dah berkeluarga, krn bagaimana hati orang tentunya kita gatau

  9. lyna riyanto says:

    saya pernah Mbak..klo tidak salah ketika bersama istri Bapak Dirut dan seorang temannya. Saya merasa berbeda tetapi sikap mereka yang santai membuat saya merasa nyaman2 saja.

    setidaknya itu menjadi pelajaran bagi kita, agar bisa lebig memahami dan berempati dengan perasaan orang lain.

  10. kasian ya posisi seperti itu …
    Denuzz biasanya kalo ada meeting (bahasa gue ketinggian), biasanya lebih milih untuk sendirian datang, daripada merepotkan dan membuat sengsara orang lain aja (temen) …
    sebaliknya, Denuzz gak mau diajak oleh temen ke suatu komunitas, acara, dan sebagainya yang gak sehati dengan Denuzz … hehe

    Semoga persahabatan kita tiada lekang oleh waktu dan tiada terbatas oleh ruang

  11. Aisha says:

    Saya pernah juga.Tapi ada hikmah keuntungan yang saya dapat dari kebingunganku.

  12. Assalaamu’alaikum Mamah Aline…

    Alhamdulillah, akhirnya saya berkesempatan BW ke blog Mbak. Maaf mbak karena lama sudah tidak menyapa. Mudahan kembalinya silaturahmi ini bisa menaut hati dua benua menjadi lebih akrab. Senang dapat bersama semula.

    Saya selalu mengalami situasi demikian. Oleh karena sudah bersetuju untuk menemani maka saya biasanya menyedia diri dengan kelengkapan agar tidak merasa janggal ketika bersama iaitu dengan keramahan, keperihatinan dan menjadi pendengar yang baik. jika diminta pandangan atau ditanya khabar, maka saya tidak janggal bersama2 gobrol.

    Cuma dalam urusan mereka sahaja, saya tidak campur tangan. yang penting, ikhlas ingin membantu. Namun tidak salah kalau kita menolak dan berkata tidak untuk tidak dapat menemani agar hati tidak cuak akhirnya.

    Salam mesra dan rindu selalu dari saya di Sarikei, Sarawak. :D

  13. wi3nd says:

    sepertinya pernah..
    menjadi asing karna memang tak kenal..
    terlebih pembicaraanya,

    biasanya,aku pamit pada yang mengajak…
    keluar sebentar,menikmati sendiri….

    *emang tak enak rasanya…

  14. srulz says:

    sulit memang…
    dalamnya laut bisa diukur, dalamnya hati, siapa yang tau..

  15. tukangpoto says:

    Saya sampai saat ini malah belum berani datang ke reuni teman-teman SMA atau SMP, soalnya belum merasa nyaman dengan diri sendiri..belum mapan :D

  16. masalah perasaan setiap orang berbeda2 kekuatan mentalnya… terkadang niat baik pun bisa menyinggung/menyakiti perasaan orang lain.
    emang sulit diukur secara merata tuch :D

  17. Tuti Nonka says:

    Mmmm …. pernah juga sih, saya mengajak keponakan pada acara pertemuan dengan teman-teman. Tapi memang dia saya minta untuk motret-motret, dan banyak tersedia makanan, jadi kayaknya dia cukup nyaman dengan kamera dan makanan … :)

  18. semendo says:

    makanya hati-hati bermain hati *inget lagu Ari Laso*

  19. alisnaik says:

    semoga si saudara diberi ketabahan,
    mungkin dia lagi kebingungan… :P

  20. IPTEK says:

    uhh dalam banget sih tulsannya..
    salut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*